DUNIA TEKNOLOGI

 Teknologi Informasi dan Komunikasi

     Tahun 2021, setelah satu tahun sudah dunia berada dalam masalah pandemi yang berkelanjutan, dimana semua kegiatan yang beraktivitas fisik di luar rumah mulai dibatasi atau bahkan ditutup sementara waktu, mengakibatkan semua aktivitas tersebut dialihkan menjadi serba digital, yang memungkinkan penggunaan teknologi dan internet semakin sering digunakan dalam berbagai aktivitas yang membutuhkan ruang temu atau komunikasi antar dua orang atau lebih. Melihat situasi yang terjadi tentulah Teknologi Informasi dan Komunikasi makin dikembangkan lagi, menyesuaikan dengan situasi yang sedang terjadi saat ini. Penguasaan dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi tentunya sangat dibutuhkan banyak pihak demi mendukung tetap berjalannya aktivitas, baik itu dalam bidang ekonomi, pendidikan dan lain-lain. Dalam tulisan ini, akan dibahas tentang pengertian Teknologi Informasi dan Komunikasi, juga tentang orang yang memungkinkan dalam tindakan pencurian data dalam dunia digital.

     Kata teknologi berasal dari bahasa Yunani, techne yang berarti ‘keahlian’ dan logia yang berarti ‘pengetahuan’. Dalam definisi lain menyebutkan, Teknologi adalah metode atau cara yang digunakan oleh manusia yang bersumber dari ilmu pengetahuan, yang bertujuan untuk memudahkan manusia. Definisi tdari teknologi juga terbagi dua, yakni dalam artian sempit dan artian luas. Adapun dalam artian sempit, teknologi mengacu pada obyek, yaitu benda yang digunakan untuk kemudahan aktivitas manusia. Sedangkan, dalam artian luas, teknologi dapat meliputi pengertian sistem, organisasi, juga teknik. Akan tetapi, seiring dengan perkembangan zaman, pengertian teknologi merupakan sebuah konsep yang berkaitan dengan jenis penggunaan dan pengetahuan tentang alat dan keahlian, serta pengaruhnya pada kemampuan manusia untuk mengendalikan sesuatu yang ada disekitarnya.

     Informasi adalah seuatu rekaman fenomena yang diamati, atau bisa juga berupa putusan-putusan yang dibuat. Informasi juga bisa didefinisikan sebagai data atau fakta yang telah melalui proses pengolahan sebelumnya. Sebenarnya, tidak mudah dalam mendefinisikan konsep informasi karena istilah ini memliki berbagai macam aspek, ciri dan manfaat yang satu dengan yang lainnya terkadang sangat berbeda. Informasi bisa jadi hanya berupa kesan pikiran seseorang atau juga mungin berupa data yang telah tersusun rapi dan teolah.

     Komunikasi berasal dari bahasa Latin, yaitu “Communicare” artinya memberitahukan atau menjadi milik bersama. Komunikasi merupakan suatu proses pemindahan dan penerimaan lambang-lambang yang mengandung makna. Komunikasi juga dapat diartikan sebagai hubungan timbal balik antara penyampai informasi dengan penerima informasi. Pada umumnya, komunikasi dilakukan dengan menggunakan kata-kata (lisan) yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak.

     Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai bagian dari Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) secara umum adalah semua yang berhubungan dengan pengambilan, pengumpulan (akuisisi), pengolahan, penyimpanan, penyebaran, dan penyajian informasi. TIK memiliki 3 tujuan, yaitu merubah hal-hal yang mulanya bersifat teknik menjadi sebuah bentuk digital, memudahkan berinteraksi tanpa permasalahan jarak jauh, dan mengurangi biaya.

     Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam waktu yang singkat telah menjadi suatu bahan penting dalam perkembangan kehidupan masyarakat modern. Di banyak negara menganggap bahwa memahami Teknologi Informasi dan Komunikasi, menguasai keterampilan dasar TIK serta memiliki konsep TIK merupakan bagian dari inti pendidikan, yaitu sejajar dengan membaca, menulis dan berhitung.


Pencurian Data

     Di zaman yang semakin canggih dengan penggunaan tekonologi dalam bentuk digital sekarang ini, dimana banyak data-data penting tersimpan dalam perangkat digital sebenarnya rawan akan kebocoran data. Mengapa demikian? Internet memudahkan manusia dalam melakukan banyak hal secara mudah, cepat dan praktis dimana saja dan kapan saja. Artinya mudah pula bagi banyak orang yang sangat mengerti tentang seluk beluk dari teknologi digital tersebut dalm melakukan pencurian data yang tersimpan dalam media digital dan mudah terakses oleh internet. Orang yang sangat mengerti tentang dunia digital terebut biasa disebut sebagai Hacker dan Craker, si kembar yang memilki kepribadian dan sifat berbeda. Si Hacker yang biasanya menggunakan kemampuannya untuk hal-hal yang positif, sedangkan si Craker adalah kebalikan dari sifat Hacker itu sendiri. Meskipun begitu, keduanya selalu ada dan tersebar dalam dunia maya yang bernama Internet ini.

     Hacker berasal dari Bahasa Inggris yang berarti peretas adalah orang yang mempelajari, menganalisis, memodifikasi, menerobos masuk ke dalam komputer dan jaringan komputer, baik dengan maksud untuk keuntungan atau dimotivasi oleh tantangan. Hacker mempunyai keinginan untuk mengetahui secara mendalam mengenai kerja suatu sistem, komputer atau jaringan komputer, sehingga dapat menjadi orang yang ahli dalam bidang penguasaan sistem, komputer atau jaringan komputer. Dalam masyarakat awam, hacker sering disalah artikan sebagai seseorang yang merusak atau hack, seperti hack facebook, hack email, hack jaringan dan lain-lain. Padahal sebenarnya, hacking adalah ilmu seni, seni dalam hal pengamanan data dan jaringan komputer.

     Craker adalah sebutan untuk mereka yang masuk ke sistem orang lain, craker memiliki sifat destruktif, biasaanya di jaringan komputer, membypass password atau lisensi program komputer, secara sengaja melawan keamanan komputer, mendeface atau merubah halaman web milik orang lain bahkan hingga mendelete data orang lain dan mencuri data dari sistem. Craker mampu membuat suatu program bagi kepentingan dirinya sendiri yang bersifat destruktif atau merusak dan menjadikannya suatu keuntungan, contohnya adalah Virus dan Pembobolan Rekening Bank. Biasanya seorang craker mempunyai IP adress yang tidak mudah dilacak orang lain, hal ini memungkinnya untuk melakukan berbagai tindak kejahatan dengan lebih leluasa tanpa diketahui.

     Sebenarnya menjadi hacker ataupun craker tidaklah mudah, karena orang-orang tersebut bukan hanya harus mengerti seluk-beluk sistem dan program-program komputer, tapi juga memahami bahasa pemprograman dan pandai dalam aljabar. Bahasa pemprograman tidak semudah kelihatannya, karena itu merupakan bahasa yang dapat dimengerti oleh komputer, adapun bahasa pemprograman yang umum digunakan saat ini antara lain, Python, Syntax, dan PHP.

     Oleh karena itu, demi mencegah adanya tindakan pencurian data dalam bentuk digital, sebaiknya para pengguna teknologi terutama yang terhubung langsung dengan internet, lebih ketat lagi dalam mengamankan data-data yang dirasa sangat penting. Salah satunya adalah dengan mengunduh beberapa program pengamanan data atau antivirus berbayar agar data-data yang dimiliki dapat dijaga keamanannya.


Komentar